Kalkulator Absensi & Gaji Harian

Paste data absensi dari WhatsApp → hitung gaji harian. Profil & riwayat tersimpan otomatis.
Standalone
AbsensiGPS · manual
1. Data karyawan & parameter
Default: demo. Clear nama untuk mengosongkan. Isi agar hasil bisa disimpan di riwayat.
Pilih parameter
Klik profil untuk memasang gaji/shift. Kelola di menu tersendiri.
Kelola profil
Memuat profil…
Default sistem harian: 60000
Default: 10000
Rentang absensi. Untuk format hanya nama hari (Senin Dtg … / Senin 08.06-17.12), hari dipetakan ke tanggal di rentang ini.

Untuk format 29/6 tanpa tahun

Bila off, telat tetap mengurangi gaji lewat jam kerja (ratio).
2. Paste absensi (WhatsApp)
Format absensi yang didukung
Banyak hari menempel juga bisa:
Senin 10 Agust 08.07-23.28 Selasa 11 Agust 08.30-17.38
Senin 22/6 + baris 08.05 - 17.50
Senin + Dtg 12.34 + Pulang 18.56 / Plg 17.23
Senin 29 Juni 07.51-14.32 · Senin 08.06-17.12
senin 29/6 = 08.15 - 19.19 · sakit 4/7
Riwayat hitung
Hasil otomatis tersimpan. Memuat…
Buka riwayat

Cara pakai

  1. Pilih profil parameter (atau kelola di menu Profil parameter).
  2. Copy absensi dari WhatsApp, paste di kotak kiri. Banyak hari menempel di satu baris juga bisa.
  3. Klik Hitung gaji harian — paste otomatis dipecah per hari, hasil masuk riwayat.
  4. Cek tab Per hari, lalu Share / Salin. Riwayat untuk hitungan berikutnya.

Rumus (sama skema harian sistem)

  • Gaji pokok hari = tarif × min(1, menit_kerja ÷ menit_shift)
  • Lembur = max(0, menit_kerja − menit_shift) × tarif_lembur / 60
  • Menit kerja = jam pulang − jam masuk (aktual)
  • Shift default: 08:00–16:00 (8 jam = 480 menit)
  • Potongan terlambat default off — telat mengurangi ratio jam kerja
  • Sakit/cuti/izin default tidak dibayar penuh